Selamat Datang Di Ruang Rindu

Senin, 24 Februari 2014

Kau Merasa Menjadi Sesuatu yang Tak Kau Pahami



Serupa gerimis, puisi menyimpan tangismu diamdiam, turun perlahan, di malam yang tak pernah kau akui mencintai sepinya.

Sebuah sajak kau nyalakan di malam yang demikian rapuh, serapuh dadamu yang tak mampu menahan tangis.


Kau merasa menjadi malam yang tak pernah dicintai, selain dikutuk mercusuar yang sepi, laut yang gaduh dan perahu yang kehilangan arah.

Engkau merasa menjadi perahu kecil yang terombang ambing di laut badai di kerdip pasi cahaya mercusuar yang sepi.

Engkau merasa menjadi badai di laut yang gaduh memecah di pantai yang jauh menghempashempas tak henti.

Kau merasa menjadi mercusuar di laut badai, kerdip demikian sepi, di dalam deru, demikian pasi cahaya, demikian sepi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar